Download Tugas Utilitas Air Bersih Dan Air Kotor(Farkhan) PDF

TitleTugas Utilitas Air Bersih Dan Air Kotor(Farkhan)
File Size366.2 KB
Total Pages6
Document Text Contents
Page 2

Air yang diperoleh dari sumber-sumber tersebut, atau kebanyakan dari PDAM, perlu tempat

penampungan untuk mengantisipasi adanya gangguan pada saluran distribusi PDAM, sehingga

air tidak keluar. Tempat penampungan itu dapat berupa:

 Bak air bawah
Bak air bawah menampung air langsung dari saluran PDAM, sehingga letaknya harus serendah

mungkin. Air dari PDAM terkadang dapat langsung didistribusikan ke tempat yang

membutuhkan (bak kamar mandi, dapur, tempat mencuci, wastafel), namun paling tidak untuk

mengantisipasi adanya gangguan pada distribusi air bersih dari PDAM itu yang menyebabkan air

tidak dapat keluar, maka perlu adanya penampungan. Bak air bawah berfungsi menampung air

dari PDAM untuk sementara, sebelum disalurkan ke tempat yang membutuhkan dengan pompa

atau disalurkan ke bak air atas dulu.

-

 Bak air atas
Tidak selamanya pompa yang mengalirkan air dari bak air bawah, tetap berfungsi dengan baik,

sedangkan kebutuhan air bersih sewaktu-waktu harus selalu tersedia. Apabila ada kerusakan atau

padamnya aliran listrik, tentu pompa tidak berfungsi. Untuk itu perlu penampungan sebagai

persediaan yang dapat menyalurkan air ke tempat yang memerlukan. Baik air atas

mendistribusikan air ke tempat yang membutuhkan dengan gaya gravitasi. Bak air atas juga

berfungsi untuk menciptakan aliran air dengan tekanan tertentu sesuai dengan yang kita

inginkan.

-

 Pompa
Komponen lain dalam sistem air bersih adalah pompa. Pompa ini yang mengalirkan air dari bak

air bawah ke bak air atas. Pompa juga dapat digunakan untuk mengalirkan air dari bak air bawah

langsung ke tempat yang membutuhkan, misalnya untuk penyiraman. Pompa juga sangat penting

untuk penyediaan air bersih yang berasal dari sumur. Dalam pelaksanaannya, pompa sering

dipakai beberapa buah, dengan satu dipakai terus menerus dan yang lain untuk menambah

tekanan bila diperlukan, atau sebagai cadangan apabila terjadi kerusakan.

 Perpipaan

Komponen yang tak kala pentingnya, dalam sistem air bersih adalah pipa. Pipa ini yang

menyalurkan air dari satu tempat ke tempat yang lain yang memerlukan. Selain itu, apabila

dalam saluran itu memerlukan beberapa batang pipa maka perlu di sambung, untuk menyambung

pipa ini memerlukan socket, baik soket dengan dua muka atau socket bentuk “T” yang

digunakan untuk percabangan. Peralatan perpipaan yang lain yaitu elbow. Elbow berguna untuk

menyambung pipa yang membutuhkan suatu sudut atau belokan. Di pasaran elbow dibedakan

berdasarkan sudut lengkungan/belokkannya yaitu 30
o
, 45

o
, 60

o
, dan 90

o
, ada juga elbow yang

sudutnya lebih dari 90
o
hingga 180

o
yaitu untuk keperluan-keperluan khusus. Diameter elbow

dan diameter socket harus sama dengan diameter pipa yang disambung. Biasanya, untuk air

bersih, pipa yang digunakan adalah pipa  ¾” atau  ½”. Ada juga jenis pipa yang dapat

dilengkungkan dengan sudut yang kita kehendaki, dengan teknik khusus. Misalnya suatu pipa

baja yang dilengkungkan dengan cara diisi pasir dengan tekanan tinggi, lalu dipanaskan dan

dibending hingga melengkung.

Page 3

UTILITAS AIR KOTOR

Air kotor adalah air bekas pakai yang sudah tidak memenuhi syarat kesehatan lagi dan dibuang

agar tidak menimbun wabah penyakit. Pada sistem pembuangan air kotor meliputi alat

pembuangan misalnya wastafel, kran-kran cuci, kamar mandi, dan dapur, saluran air kotor

tertutup dan terbuka, bak kontrol dan resapan. Selain itu ada juga jenis air kotor yang

memerlukan penanganan tersendiri, yaitu air hujan. Pada air hujan, komponen yang diperlukan

adalah atap, talang datar, talang vertikal, saluran, dan bak kontrol. Air hujan biasanya langsung

dialirkan ke riol kota.

Air kotor dari bak mandi dan wastafel biasanya dapat langsung disalurkan ke riol kota, namun

yang dari dapur seharusnya masuk ke resapan, karena mengandung endapan dan lemak.

.

Sistem Air Kotoran
Untuk kotoran dari WC tidak boleh dijadikan satu dengan air kotoran dari tempat lain, karena

harus dimasukkan kedalam septiktank dan diteruskan ke resapan. Semua saluran yang digunakan

adalah saluran tertutup yang kedap air. Kotoran dari WC disalurkan ke septiktank untuk

dihancurkan dan diendapkan. Dari septiktank, air yang meluber disalurkan ke resapan untuk

meresapkan air setelah meninggalkan kotoran di septiktank.

WC (Water Closed) adalah sistem penampungan kotoran langsung dari manusia yang membuang

hajat/kotoran dengan menggunakan air sebagai sistem penutupannya. Air digunakan untuk

menutup saluran agar bau yang masuk ke lubang WC bersama kotoran tidak keluar.

Saluran untuk air kotoran harus benar-benar kedap agar tidak mencemari tanah/lingkungan.

Septiktank adalah tempat untuk menghancurkan kotoran dan mengendapkan kotoran atau

lumpur, sedangkan air yang tersisa disalurkan ke resapan untuk diresapkan ke tanah.



Air Buangan/Air Kotor

Air buangan atau air kotor adalah air bekas pakai yang dibuang. Air
kotor dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan hasil

penggunaannya.
a. Air buangan bekas mencuci, mandi dan lai-lainnya.

b. Air Limbah yaitu air untuk memebersihkan limbah/kotoran
c. Air hujan yaitu air yang jatuh ke atas permukaan tanah atau bangunan.
d. Air limbah khusus yaitu air bekas cucian dari kotoran-kotoran dan alat-alat

tertentu seperti air bekas dari rumah sakit laboratorium, restoran dan pabrik.
Pipa-pipa yang digunakan dalam ukuran besar mulai dari diameter 3”,
sampai dengan 6” dengan kemiringan tertentu untuk memudahkan

pengaliran.










http://kuliahdi.blogspot.com/2010/11/persyaratan-sanitasi.html
http://mengerjakantugas.blogspot.com/2009/10/menjaga-kesehatan-saluran-pencernaan.html

Similer Documents