Download Teknik Pengambilan Sampel Secara Aseptik PDF

TitleTeknik Pengambilan Sampel Secara Aseptik
File Size85.2 KB
Total Pages2
Document Text Contents
Page 1

TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL SECARA ASEPTIK

Mikroorganisme terdapat di mana-mana, oleh karena itu mikroorganisme luar yang tidak

dikehendaki dapat masuk ke dalam biakan murni melalui aliran udara, kontak tangan yang

tercemar, atau melalui tersentuhnya media atau permukaan tabung bagian dalam oleh benda

yang belum disterilkan.

Untuk mencegah mikroorganisme luar yang tidak dikehendaki masuk ke dalam biakan

murni, perlu digunakan teknik aseptik, dimana semua peralatan maupun media pertumbuhan

yang akan digunakan pada teknik ini harus dalam keadaan steril/aseptik.

Media pertumbuhan mikroorganisme adalah suatu bahan yang terdiri dari campuran zat-

zat makanan (nutrisi) yang diperlukan mikroorganisme untuk pertumbuhannya. Mikroorganisme

memanfaatkan nutrisi media berupa molekul-molekul kecil yang dirakit untuk menyusun

komponen sel. Dengan media pertumbuhan dapat dilakukan isolat mikroorganisme menjadi

kultur murni dan juga memanipulasi komposisi media pertumbuhannya (Machmud, 2008 ).

Teknik aseptis sangat penting dalam pengerjaan mikrobiologi yang memerlukan

ketelitian dan keakuratan disamping kesterilan yang harus selalu dijaga agar terbebas dari

kontaminan yang dapat mencemari. Populasi mikroba di alam sekitar kita sangat besar dan

komplek. Udara merupakan media masuknya suatu kontaminan ke dalam wadah kultur bakteri.

Keragaman yang luas dalam hal tipe nutrisi diantara bakteri, diimbangi oleh tersedianya

berbagai macam media yang banyak macamnya untuk kultur murni. Macam media tersebut

dapat dibagi berdasarkan bentuknya dan susunannya. Berdasrkan bentuknya, media dibagi

atas media cair, semi cair dan padat. Sedang menurut susunannya, media dapat dibagi atas

media kompleks dan media sintetik. Adapun dalam percobaan ini, jenis media yang digunakan

adalah jenis media SWC (Sea Water Complete) dan dan NB (Nutrient Broth) serta bakteri yang

digunakan adalahPseudoalteromonas sp.

Isolasi dengan menggunakan medium cair dengan cara penuangan. Prinsip melakukan

penuangan adalah menurunkan jumlah mikroorganisme sehingga suatu saat hanya ditemukan

suatu sel dalam tabung. Metode ini pertama kali dilakukan oleh Robert Koch ( 1843 – 1905 ).

Terkadang masih terjadi kontaminasi pada medium biakan yang kita buat. Hal ini dikarenakan

oleh :

 Sterilisasi media dan alat kurang sempurna

 Kontak langsung dengan permukaan atau tangan kita tercemar

 Terentuhnya media ataupermukaan tabung bagian dalam oleh benda – benda yang

belum disterilkan

 Melalui udara

Similer Documents