Download Tarekat Mason Bebas Dan Masyarakat Di Hindia Belanda Dan Indonesia PDF

TitleTarekat Mason Bebas Dan Masyarakat Di Hindia Belanda Dan Indonesia
File Size3.9 MB
Total Pages384
Table of Contents
                            RECOMMENDATION COMMITTEE
DARI PENERBIT
KATA PENGANTAR
PERTANGGUNGJAWABAN
PENGANTAR
	1.	Apakah Tarekat. Mason Bebas (Vrijmetselarij) itu? Tujuan universal dan tahun-tahun pertama organisasi Tarekat Mason Bebas di Nederland.
	2.	Loge-loge Belanda tertua di Asia dan hubungan mereka dengan Tarekat di Nederland
	3.	Tarekat Mason Bebas dan ciri-ciri masyarakat Hindia Belanda yang beragam
	4.	Selayang pandang penulisan sejarah masonik di Hindia Belanda
	5.	Sekelumit tentang tempat Tarekat Mason Bebas Hindia Belanda dalam penulisan sejarah umum
BAB I. SERATUS TAHUN PERTAMA : 1764 - K.L. 1870
	1.	Hindia Belanda pada hari-hari terakhir Kompeni (1760-1800) dan di bawah negara Nederland. Sekilas tinjauan sejarah
	2.	Keberadaan singkat loge “La Choisie” di Batavia (1764-1766)
	3.	Landasan Tarekat Mason Bebas di Hindia Belanda menguat. Loge-loge di Batavia “La Fidèle Sincérité” (1767) dan “La Vertueuse” (1769)
	4.	Loge “La Constante et Fidèle” di Semarang (1801)
	5.	Loge “De Vriendschap” di Surabaya (1809)
	6.	Peleburan Loge-loge di Batavia ke dalam. Loge baru “De Ster in het Oosten” (1837)
	7.	Loge “Mata Hari” di Padang (1858)
BAB II. TRANSISI KE ZAMAN BARU 1870 - 1890
	1.	Tahap pendahuluan menuju Hindia Belanda yang modern.
	2.	Pertumbuhan Persaudaraan Mason Bebas (Vrijmetselarij) yang dipercepat
	3.	Kegiatan-kegiatan paling dini demi kepentingan masyarakat
	4.	A.S. Carpentier Alting sebagai mata rantai penghubung dengan zaman baru
BAB III. AMAN BERKEMBANGNYA TAREKAT MASON BEBAS (VRIJMETSELARIJ) DI HINDIA BELANDA 1890 - 1930
	1.	Berakhirnya zaman keterpurukan ekonomi. Pendapat-pendapat baru tentang pemerintahan kolonial dan munculnya kelompok-kelompok dengan kepentingan-kepentingan tertentu
	2	A.S. Carpentier Alting dan semangat baru
	3.	Pendirian Indisch Maçonniek Tijdschrift (Majalah Masonik Hindia) dan “Loge Agung Provinsial Hindia Belanda”. Ketegangan dalam hubungan dengan Nederland.
	4.	Pertumbuhan terus dari jumlah loge dan jumlah anggota. Profesi-profesi mereka
	5.	Tarekat Mason Bebas (Vrijmetselarij) dan masyarakat. Upaya untuk memperbaiki kedudukan orang Indo-Eropa di masyarakat
	6.	Orang-orang Indonesia mulai mengambil bagian dalam Tarekat
	7.	Kaum Mason Bebas (Vrijmetselarij), tentang masa depan masyarakat Hindia Belanda
BAB IV. TAREKAT MASON DAN PERJUANGAN UNTUK KESINAMBUNGAN HIDUP 1930 - 1962
	1.	Krisis ekonomi, perang, usaha-usaha pemulihan dan konsolidasi Republik
	2.	Tarekat Mason Bebas (Vrijmetselarij) di Hindia Belanda semasa peruncingan hubungan-hubungan pada tahun tigapuluhan
	3.	Tarekat, loge-loge dan anggota-anggota menurut jumlah
	4.	Tarekat Mason Bebas (Vrijmetselarij) dan masalah pengangguran
	5.	Kaum Mason Bebas [Vrijmetselarij], ekstremisme politik Belanda dan sosialisme nasional pada tahun tigapuluhan
	6.	Hubungan tegang antara Tarekat Mason Bebas (Vrijmetselarij) di Nederland dan di Hindia Belanda
	7.	Orde dan kaum Mason Bebas (Vrijmetselarij), semasa pendudukan Jepang dan permulaan baru pada tahun 1945
	8.	Perkembangan sejak tahun 1945. Menuju hubungan-hubungan baru
	9.	Berdirinya “Majelis Tahunan Indonesia”
	10.	Peresmian “Majelis Tahunan Indonesia”
	11.	Tarekat Mason Bebas (Vrijmetselarij) di Indonesia berakhir
BAB V. RINGKASAN
SUMMARY. FREEMASONRY AND SOCIETY IN THE DUTCH EAST INDIES AND INDONESIA 1764-1962
LAMPIRAN I
LAMPIRAN II
LAMPIRAN III
LAMPIRAN IV
KEPUSTAKAAN
                        

Similer Documents