Download Sop Penatalaksananaan Tertusuk Jarum Atau Benda Tajam PDF

TitleSop Penatalaksananaan Tertusuk Jarum Atau Benda Tajam
File Size125.4 KB
Total Pages3
Document Text Contents
Page 2

e. Bila status pasien bebas HIV, HBV, HCV dan bukan dalam masa
inkubasi tidak perlu tindakan khusus untuk petugas, tetapi bila
diragukan dapat dilakukan konseling

f. Pemberian Propilaksis Pasca Pajanan :
1) Pasca Pajanan HIV :

a) Apabila Status pasien HIV harus diberikan Prolaksis Pasca
Pajanan berupa obat ARV 4 jam setelah paparan , maksimal
48 -72 jam diberikan selama 28 hari

b) Tes HIV diulang setelah 6 minggu, 3 bulan, dan 6 bulan.


RSUK KOJA

PENATALAKSANAAN TERTUSUK JARUM
ATAU BENDA TAJAM

STANDAR
PROSEDUR
OPERASION

AL

Nomor Dokumen Revisi
Halaman :

2 dari 2

Tanggal Terbit:

Ditetapkan oleh
DIREKTUR

dr Nailah, M.Si
NIP.197710212006042025

PROSEDUR

2) Pasca Pajanan Hepatitis B
a) Jika pernah vaksinasi periksa anti HBs

(1) Anti HBs (+), titer ≤ 10, lakukan Booster
(2) Anti HBs (+), Titer ≥ 10, lakukan observasi

b) Jika belum pernah vaksinasi maka :
(1) Segera vaksinasi sesuai standar
(2) Cek HBsAg bulan ke 1, bulan ke 3, bulan ke 6
(3) Jika HbsAg (+), rujuk ke Gastrohepatologi Penyakit

Dalam untuk penanganan lebih lanjut


3) Evaluasi pencemaran berdasarkan mode, rute, beratnya yang

terpapar :
a. Cairan resiko tinggi yang perlu diwaspadai dan dapat

menimbulkan pencemaran adalah darah, cairan sperma,
sekret vagina, cairan cerebro spinal

b. Cairan tubuh yang tidak menimbulkan pencemaran :
urine, sputum non purulen, ingus, air mata keringat,
faeses

c. Evaluasi yang terpapar pasien terinfeksi hepatitis B dan
HIV, yang perlu di follow up, dengan indikasi :

(1) Tertusuk jarum
(2) Terpapar cairan tubuh pada mukosa
(3) Terpapar pada kulit yang tidak utuh/bekas luka
(4) Tepapar serangga yang bekas menggigit pasien

dengan kasus HIV,hepatitis B

4. Laporan kejadian di lakukan oleh unit kerja tempat terjadinya
kecelakaan kepada K3RS dan Komite PPIRS

Similer Documents