Download PSIKODRAMA PDF

TitlePSIKODRAMA
File Size214.5 KB
Total Pages6
Document Text Contents
Page 5

Sebagai terapi, Pemimpin memberikan dukungan atau klarifikasi pada aktor dan kadang

kadang memberikan penafsiran (seiring dengan bantuan para anggota kelompok lain) tentang

adegan permainan itu.

D. Komentar

Psikodrama ini merupakan salah satu metode bimbingan dan konseling kelompok yang

sangat bermanfaat bagi konseli/klien/peserta didik. Walaupun Psikodrama ini pada awalnya

digunakan untuk penyembuhan (psikoterapi), akan tetapi ada teknik-teknik dari psikodrama yang

dapat diaplikasikan ke dalam metode bimbingan dan konseling maupun metode pembelajaran.

Psikorama dapat digunakan oleh konselor untuk membantu memecahkan masalah-masalah

klien yang bersifat psikologis. Metode psikodrama ini memang sangat membantu untuk pemecahan

masalah karena klien secara spontan dapat menggali sendiri masalahnya (mengeksporasi potensi-

potensi yang ada dalam dirinya), meluapkan emosi yang terpendam serta mendapatkan pemecahan

masalah yang berasal dari konselor dan anggota kelompok lainnya.

Akan tetapi psikodrama ini akan sulit dilakukan pada klien yang kepercayaan dirinya sangat

lemah(under estimate), pendiam, tidak suka banyak bercerita, tertutup dan pemalu untuk

mengungkapkan dirinya sendiri di depan banyak orang. Sementara bagi klien yang suka bercerita

dan terbuka mudah saja dalam melakukan kegiatan psikodrama ini.

Selain itu, anggota kelompok lain juga mampu menghayati peran atau menempatkan diri dalam

posisi yang diperankan. Sehingga drama dapat berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.

Anggota kelompok dapat saling memberikan masukan dan pendapatnya pada akhir sesi dalam

sudut pandang yang berbeda dengan sudut pandang tokoh utama.

Pada psikodrama ini hanya satu klien saja yang difokuskan. Sehingga anggota kelompok

lain yang mempunyai masalah lain tidak bisa dilibatkan dalam drama yang sama. Melainkan, perlu

melaukan kegiatan psikodrama lagi.

E. Saran dari beberapa masyarakat

Kegiatan psikodrama membutuhkan keterampilan konselor dalam membawakan psikodrama agar

berjalan dengan baik, terutama untuk mengatur jalannya psikodrama agar tidak terlalu lama, fokus

pada permasalahan dan tidak membosankan.

Kegiatan psikodrama ini juga memerlukan tempat yang luas dan cukup hening, agar tidak terganggu

oleh keramaian yang dapat merusak suasana psikodrama atau justru mengganggu kegiatan lain

seperti kegiatan pembelajaran di sekolah. Psikodrama juga membutuhkan keterlibatan dari anggota

kelompok untuk bermain peran dengan baik.

REFERENSI:

———. 2008. Strategi Pembelajaran dan Pemilihannya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Similer Documents