Download Pengertian Dan Tujuan Manajemen Berbasis Sekolah PDF

TitlePengertian Dan Tujuan Manajemen Berbasis Sekolah
File Size118.2 KB
Total Pages8
Document Text Contents
Page 1

http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2009/12/pengertian-dan-tujuan-manajemen.html

Page 5

http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2009/12/pengertian-dan-tujuan-manajemen.html

Page 6

http://manajemenberbasissekolah-purwantini.blogspot.com/2007/07/manajemen-berbasis-sekolah.html
http://manajemenberbasissekolah-purwantini.blogspot.com/2007/07/manajemen-berbasis-sekolah.html

Page 7

terhadap standar keberhasilan dan harapan/tuntutan orang tua/masyarakat. Pertanggung-

jawaban (accountability) ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa dana masyarakat

dipergunakan sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan dalam rangka meningkatkan

kualitas pendidikan dan jika mungkin untuk menyajikan informasi mengenai apa yang sudah

dikerjakan. Untuk itu setiap sekolah harus memberikan laporan pertanggung-jawaban dan

mengkomunikasikannya kepada orang tua/masyarakat dan pemerintah, dan melaksanakan

kaji ulang secara komprehensif terhadap pelaksanaan program prioritas sekolah dalam proses

peningkatan mutu.

Kurikulum; berdasarkan kurikulum standar yang telah ditentukan secara nasional, sekolah

bertanggung jawab untuk mengembangkan kurikulum baik dari standar materi (content) dan

proses penyampaiannya. Melalui penjelasan bahwa materi tersebut ada mafaat dan

relevansinya terhadap siswa, sekolah harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan

dan melibatkan semua indera dan lapisan otak serta menciptakan tantangan agar siswa

tumbuh dan berkembang secara intelektual dengan menguasai ilmu pengetahuan, terampil,

memilliki sikap arif dan bijaksana, karakter dan memiliki kematangan emosional. Ada tiga

hal yang harus diperhatikan dalam kegiatan ini yaitu;

 pengembangan kurikulum tersebut harus memenuhi kebutuhan siswa.

 bagaimana mengembangkan keterampilan pengelolaan untuk menyajikan kurikulum

tersebut kepada siswa sedapat mungkin secara efektif dan efisien dengan

memperhatikan sumber daya yang ada.

 pengembangan berbagai pendekatan yang mampu mengatur perubahan sebagai

fenomena alamiah di sekolah.

Untuk melihat progres pencapain kurikulum, siswa harus dinilai melalui proses test yang

dibuat sesuai dengan standar nasional dan mencakup berbagai aspek kognitif, affektif dan

psikomotor maupun aspek psikologi lainnya. Proses ini akan memberikan masukan ulang

secara obyektif kepada orang tua mengenai anak mereka (siswa) dan kepada sekolah yang

bersangkutan maupun sekolah lainnya mengenai performan sekolah sehubungan dengan

proses peningkatan mutu pendidikan.

Personil sekolah; sekolah bertanggung jawab dan terlibat dalam proses rekrutmen (dalam arti

penentuan jenis guru yang diperlukan) dan pembinaan struktural staf sekolah (kepala sekolah,

wakil kepala sekolah, guru dan staf lainnya). Sementara itu pembinaan profesional dalam

rangka pembangunan kapasitas/kemampuan kepala sekolah dan pembinaan keterampilan

guru dalam pengimplementasian kurikulum termasuk staf kependidikan lainnya dilakukan

secara terus menerus atas inisiatif sekolah. Untuk itu birokrasi di luar sekolah berperan untuk

menyediakan wadah dan instrumen pendukung. Dalam konteks ini pengembangan

profesioanl harus menunjang peningkatan mutu dan pengharhaan terhadap prestasi perlu

dikembangkan. Manajemen peningkatan mutu berbasis sekolah memberikan kewenangan

kepada sekolah untuk mengkontrol sumber daya manusia, fleksibilitas dalam merespon

kebutuhan masyarakat, misalnya pengangkatan tenaga honorer untuk keterampilan yang

khas, atau muatan lokal. Demikian pula mengirim guru untuk berlatih di institusi yang

dianggap tepat.

http://www.ssep.net/director.html



http://www.ssep.net/director.html

Similer Documents