Download Modul ETABS - Beginner (Day2) PDF

TitleModul ETABS - Beginner (Day2)
File Size1.2 MB
Total Pages13
Document Text Contents
Page 2

3.2. Sistem Koordinat Lokal / Bahan

Sistem koordinat bahan atau sumbu bahan diturunkan dari sistem koordinat kartesius,

tetapi nama sumbu nya tidak menggunakan X-Y-Z, melainkan 1-2-3.

Sumbu 1 : SUMBU MEMANJANG atau LONGITUDINAL bahan

Sumbu 2 : SUMBU LEMAH atau MINOR AXIS bahan

Sumbu 3 : SUMBU KUAT atau MAJOR AXIS bahan

contoh:





















4. Input Model Struktur

Pada tahap awal pengembangan software ETABS yaitu SAP90, input model struktur

dilakukan secara numerik dan berbasis teks (numerical & text based). Jadi kita harus

memperhatikan dengan seksama koordinat global dan bahan, dan akan menjadi sangat

rumit apabila model struktur yang kita input adalah kompleks. Untuk melihat gambar

model yang kita input, dibutuhkan proses print out grafik melalui program SAPPLOT.

Karena kompleksitas tersebut, pada tahap selanjutnya dikembangkan antarmuka grafis/

Graphical User Interface (GUI) untuk proses input pemodelan struktur pada SAP/ETABS

dimana kita bisa “menggambar” secara langsung model struktur dan melihat secara

langsung bentuk model berdasarkan input yang kita masukkan.

Secara umum, object/komponen struktur yang dapat kita “gambar” antara lain adalah:

 Joint (joint / titik)

 Frame (batang / rangka)

 Area (luasan/permukaan, antara lain dapat berupa: lantai, dinding atau cangkang)

Pada saat kita menggambar komponen struktur, saat itu juga kita dapat “menentukan”

jenis profil komponen struktur yang akan kita gunakan. Oleh karena itu sebelum

melangkah lebih lanjut pada penggambaran model struktur, akan dibahas terlebih dahulu

cara mendefiniskan atau “membuat” berbagai bentuk profil dan material bahan struktur

yang akan digunakan.

2

3

1

2

3

1

Page 6

Contoh 2:

“untuk balok digunakan balok beton ukuran 60cm x 40cm”

maka untuk mendefinisikan data – data profil tersebut dalam ETABS dari jendela diatas:

pilih “Add Rrectangular Shape”, maka akan muncul jendela:



 Section Name : nama profil

 Material : jenis material yang dipakai

 Dimensions : dimensi profil

 t3 : tinggi profil

 t2 : lebar profil

 Reinforcement : penulangan (khusus

untuk jenis material beton)



note:

pastikan unit yang digunakan sudah benar





untuk memasukkan data penulangan, click “Reinforcement”, kemudian akan muncul

jendela :



 Design Type: jenis desain, Balok (Beam) atau

Kolom (Column).

Dalam contoh ini digunakan balok (Beam)

 Concrete Cover to Rebar Center: jarak selimut ke

titik tengah tulangan:

 Top: tulangan atas

 Bottom: tulangan bawah































Jika kita memiliki profil homogen tertentu yang tidak dapat terakomodasi oleh profil

default, maka dapat dipilh opsi “Add SD Section”. ETABS menyediakan program Section

Designer untuk mendesain profil dimaksud dengan antarmuka grafis (GUI).

Page 7

4.3. Mendefinisikan Area (Lantai, Dinding atau Cangkang)

Untuk mendefiniskan Area, pilih Define  Wall/Slab/Deck Sections atau click icon

Kemudian akan muncul jendela:



Secara default, terdapat beberapa jenis profil

area dalam ETABS:

 Lantai Komposit (Deck)

 Lantai Biasa/Pelat (Slab)

 Dinding (Wall)



Untuk menambah profil baru, pilih “Add......”,

dan untuk mengubah profil yang ada, pilih

profil kemudian click “Modify/Show Property”





Contoh 1:

“untuk lantai digunakan lantai beton cast in situ dengan tebal 12cm”

maka untuk mendefinisikan data – data material tersebut dalam ETABS dari jendela

diatas: pilih “Add New Slab”, maka akan muncul jendela:



Section Name : nama profil

Material : jenis material

Thickness : ketebalan lantai, isikan nilai yang

sama untuk membrane dan bending

Type : jenis pelat, untuk pelat beton biasa,

gunakan pilihan “membrane”

Load Distr. : jika menggunakan desain pelat satu

arah, aktifkan pilihan ini.





note:

pastikan unit yang digunakan sudah benar

Page 12

Replikasi pada bidang denah (plan view) arah sumbu-x

 Pilih batang A-12 dan A-23

 Edit  Replicate, Linear

Hasil Replikasi:



















Replikasi pada bidang denah (plan view) arah sumbu-x

 Pilih batang AB-1, BC-1, dan CD-1

 Edit  Replicate, Linear

Hasil Replikasi:



















4.7. Perletakan pada Struktur Lantai Dasar

Perletakan bagian dasar struktur yang dapat berupa perletakan:

 Jepit : dikekang terhadap perpindahan dan perputaran pada arah x, y, dan z

 Sendi : dikekang terhadap perpindahan arah x, y, dan z

 Roll : dikekang terhadap perpindahan arah z

Untuk menetapkan perletakan, pilih plan view “BASE” dan pilih joint yang akan ditetapkan

jenis perletakan nya. Lalu gunakan perintah: Assign  Joint/Point  Restraints

(Supports) atau tekan icon

4m 4m 4m

5m

5m

Y

X

4m 4m 4m

5m

5m

Y

X

Page 13

Kemudian akan muncul jendela:



Translation = perpindahan

Rotation = perputaran



Jenis Simbol
Restraints

Translation Rotation

Jepit


x, y, z x, y, z

Sendi x, y, z -

Roll z -

Bebas - -

Similer Documents