Download Makalah Bucket and Vibrating Conveyor PDF

TitleMakalah Bucket and Vibrating Conveyor
File Size213.7 KB
Total Pages10
Document Text Contents
Page 3

4. Pnumatic Konveyor

5. Vibrating Konveyor

Dan dalam makalah ini terdapat batasan cakupan bahasan, yang mana

cakupannya hanya pada Bucket Konveyor dan Vibrating Konveyor saja.

1. Bucket Konveyor

Bucket Elevator adalah alat transportasi padatan yang bekerja secara vertikal

yang terdiri dari satu belt atau sepasang rantai yang berputar pada 2 roda atas

dan bawah; ember-ember atau bucket yang terpasang pada belt atau rantai .

Belt, scraper maupun apron conveyor mengangkut material dengan kemiringan

yang terbatas. Belt conveyor jarang beroperasi pada sudut yang lebih besar dari

15-20° dan scraper jarang melebihi 300. Sedangkan kadangkala diperlukan

 pengangkutan material dengan kemiringan yang curam. Untuk itu dapat

digunakan Bucket Elevator. Secara umum bucket elevator terdiri dari timba-

timba (bucket) yang dibawa oleh rantai atau sabuk yang bergerak.

A. Tipe Bucket:

1. Menneapolis type

 Bentuk ini hampir dipakai di seluruh dunia.

Page 4

 Dipergunakan untuk mengangkut butiran dan material kering

yang sudah lumat.

2. Bucket for wet or sticky materials

 Bucket yang lebih datar.

 Dipergunakan untuk mengangkut material yang cenderung

lengket.

3. Stamped steel bucket for crushed rock

Dipergunakan untuk mengangkut bongkahan -bongkahan besar dan

material yang berat.

B. Jenis  –  Jenis Elevator:

1. Centrifugal Discharge Elevator

Ember-ember yang terpasang saling terikat satu dengan yang lain pada

 belt atau rantai pada jarak tertentu. Jarak antar ember dengan kisaran 12

 –  24 inch. Alat ini khusus untuk kapasitas yang medium atau kecil.

Alat ini cocok untuk mengangkut bahan yang bersifat free flowing,

material yang halus, atau gumpalan-gumpalan kecil seperti grain ( butir-

 butiran), batu bara, pasir, ataupun zat-zat kimia yang kering.

2. Positive Discharge Elevator

Ember-ember diangkut oleh sepasang rantai yang dihubungkan dengan

ujung roda. Alat ini dipakai untuk mengangkut bahan yang cenderung

mudah menggumpal atau bahan yang berukuran agak kasar atau berat.

3. Continuous Discharge Elevator

Page 5

Alat ini terdiri dari ember-ember yang saling berdekatan dengan arah

aliran maju ke titik pemberhentian. Alat ini umumnya dipakai untuk

mengangkut material yang kasar dan kering. Alat ini dioperasikan

dengan kecepatan lebih rendah dibanding tipe centrifugal discharge

elevator.

C. Kelebihan Bucket Elevator

1. Alat angkut yang efisien walaupun lebih mahal dari konveyor scraper (

carukan ). Dikatakan lebih effisien karena tidak terjadi gesekan antara

 bahan olah dengan wadahnya disebabkan setiap mangkuk bebas tidak

 bergeseran dengan dinding tidak seperti konveyor scraper (Henderson

and Perry, 1989).

2. Dapat mengangkut bahan dengan kemiringan yang curam.

3. Dapat digunakan untuk mengangkut butiran dan material kering yang

sudah lumat, mengangkut material yang cenderung lengket,serta

mengangkut bongkahan-bongkahan besar dan material yang berat.

4. Harga lebih murah karena pemakaian energi kecil

D. Kelemahan Bucket Elevator

1. Tidak dapat digunakan jika bahan melalui jalur yang berkelok-kelok.

2. Bahan yang diangkut dapat mengalir kembali atau jatuh ke bawah.

E. Cara Kerja :

Page 7

(spreading) dan pendistribusian produk free flowing dan produk non free-

flowing. Vibrating conveyor sesuai untuk ditribusi bulk material pada

 pemenuhan tangki penyimpan, atau distribusi produk pada operasi packing.

A. Prinsip Kerja Vibrator Conveyor.

Kebanyakan Vibrator conveyor pada dasarnya merupakan unit

 pengangkutan material yang terdiri dari sebuah pan horizontal yang

disangga dengan pegas dan digetarkan oleh lengan penyangga eksentrik,

rotating eccentric weights, sebuah elektromagnet atau sebuah silinder

hidrolik/pneumatic yang terhubung secara langsung. Pegas yang digunakan

 biasanya terbuat dari bahan fiber glass atau baja campuran. Agar material

dapat terangkut sempurna, material tersebut harus mempunyai factor gesek

 pada baja (steel) dan factor gesek internal yang tinggi sehingga

 pengangkutan dapat bereaksi pada seluruh kedalaman material.

Vibrator conveyor secara umum berfungsi mengalirkan material ke

atas dan maju sehingga material akan berjalan sepanjang conveyor path.

B. Fungsi Vibrator Konveyor

Vibrator conveyor mempunyai beberapa fungsi :

1) Sebagai Screening System, yang didesain untuk memisahkan

 produk atau menghilangkan overzise dan atau fine.

Page 9

yang hati-hati. Jadi alat ini tidak dapat menyesuaikan diri dengan

 perubahan frekuensi tanpa adanya variasi dari pengumpanan.

Mechanical vibrator conveyor kebanyakan dipakai untuk system

 pengangkutan dan tidak selalu bekerja dengan baik sebagai pengumpan

(feeder).

2) Electrical Vibrator Conveyor

Vibrator conveyor jenis ini memiliki karakteristik khusus, yakni

tidak adanya kontak antara bagian penggerak dengan media.

Pengoperasian alat ini menggunakan sistem pull-push atau pull release

dengan memanfaatkan arus searah atau arus bolak-balik yang

dikombinasikan dengan electromagnet. Selain digunakan sebagai sistem

 pengangkutan, electrical vibrator conveyor juga dapat digunakan

sebagai sistem pengumpan (feeder).

3) Pneumatic and Hydraulic Vibrator Conveyor

Vibrator conveyor jenis ini memiliki disain yang lebih sederhana

dibanding jenis yang lainnya. Pengoperasian alat ini dapat dilakukan

dngan mudah karena dilengkapi dengan control valve, sehingga

kapasitas dan kecepatan operasi dapat divariasi sesuai dengan

keinginan.

E. Kelebihan Vibrator Conveyor

1) Mudah dibersihkan

2) Kecepatan produk dan kemampuan sanitasi yang tinggi

3) Dapat digunakan untuk berbagai macam material (kering, free-flowing,

non free-flowing material)

4) Ideal untuk menangani material yang dapat terakumulasi pada conveyor

dan yang dapat juga rusak karena internal moving part dalam conveyor.

F. Kesimpulan

Similer Documents