Download LAPORAN KERJA PRAKTEK PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI PMT 20kV.doc PDF

TitleLAPORAN KERJA PRAKTEK PENGUJIAN TAHANAN ISOLASI PMT 20kV.doc
File Size1.9 MB
Total Pages47
Table of Contents
                            4.1 Pengukuran Tahanan Isolasi
4.3 Macam-Macam alat ukur tahanan isolasi


2.1. METRISO type 5000 A.
2.2. KYORITSU model 3123


2.3. METRISO type 5000
2.4. AEMC type EXTECH (digital).

2.5. METRISO type 5000 AK (digital).

2.6. AVO type MJ15

2.7. HWASHIN type HS-510

2.8. AEMC (analog)

2.9. FLUKE type 1520 (digital).

2.10. AEMC (digital)
                        
Document Text Contents
Page 1

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang

Di era yang modern ini kebutuhan akan tenaga listrik sudah menjadi kebutuhan

primer baik dikota-kota besar maupun kota-kota kecil, hampir seluruh peralatan penunjang

kehidupan sehari-hari kita memerlukan energi listrik. Oleh karena itu kita harus menyadari

setidaknya secara umum bagaimana listrik itu bekerja dan penyampaian sistem tenaga listrik

dari hulu ke hilir. Sebagai mahasiswa fakultas Teknik Elektro arus kuat saya tertarik untuk

kerja praktek di Gardu Induk khususnya mengenai uji tahanan isolasi pada PMT dan

pemeliharaan PMT secara umum.

PLN sebagai satu-satunya perusahaan yg bergerak dalam bidang penyaluran tenaga

listrik ke seluruh Indonesia harus mampu menjaga ketersediaan listrik dengan cara salah

satunya pemeliharaan peralatan-peralatan dari penyaluran energi listrik tersebut. Hal ini

menginspirasikan saya untuk mengambil topik laporan kerja praktek dibidang pemeliharaan

khususnya pengujian tahanan isolasi PMT. Salah satu peralatan yang utama yang terdapat

di gardu induk ini yaitu Pemutus Tenaga (PMT) atau dalam bahasa inggrisnya Circuit

Breaker (CB). Pemeliharaan dan pengoperasian yang tidak benar terhadap PMT akan

memperpendek umur PMT dan akan menimbulkan gangguan (trouble) lebih dini.

Berdasarkan IEV (International Electrotechnical Vocabulary) 441-14-20 disebutkan

bahwa Circuit Breaker (CB) atau Pemutus Tenaga (PMT) merupakan peralatan saklar /

switching mekanis, yang mampu menutup, mengalirkan dan memutus arus beban dalam

kondisi normal serta mampu menutup, mengalirkan (dalam periode waktu tertentu) dan

memutus arus beban dalam spesifik kondisi abnormal / gangguan seperti kondisi short

circuit / hubung singkat.

Fungsi utamanya adalah sebagai alat pembuka atau penutup suatu rangkaian listrik

dalam kondisi berbeban, serta mampu membuka atau menutup saat terjadi arus gangguan

( hubung singkat ) pada jaringan atau peralatan lain

1

Page 2

I.2 Maksud dan Tujuan

Maksud dari laporan kerja praktek ini adalah diharapkan mampu melihat, mengamati,

memahami, dan membandingkan operasi dan pemeliharaan pmt 20kV secara umum yang

dijalankan perusahaan serta dapat memecahkan suatu masalah di perusahaan tempat

melakukan kerja praktek.

Tujuan penulisan laporan kerja praktek ini adalah untuk mengetahui pengoperasian

dan pemeliharaan yang terdapat di gardu induk secara umum dan gardu induk 150 kV

Angke secara khusus.

Maksud dan tujuan kerja praktek :

a. Mengaplikasikan teori / ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktek

kenyataan.

b. Memperoleh pengalaman bagaimana suasana dalam bekerja, bagaimana

berkomunikasi dan bersosialisasi dalam lingkungan kerja.

c. Memperoleh suatu bekal untuk terjun kelapangan usaha dimasa yang akan datang

sehingga menjadi lulusan yang siap pakai setelah menyelesaikan program diploma

saya.

d. Memberikan solusi terhadap masalah yang ada di tempat kerja praktek.

e. Sebagai salah satu syarat dan tugas untuk menyelesaikan mata kuliah praktek kerja

nyata.

f. Untuk menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman kerja serta mempersiapkan

mahasiswa dalam mengjadapai tantangan dunia kerja dimasa yang akan datang.

g. Melakukan studi lapangan dan terlibat langsung pada kegiatan perusahaan (baik

monitoring ataupun pemeliharaan).

I.3 Pokok Permasalahan

Pokok permasalahan memahami definisi, prinsip kerja serta jenis-jenis PMT secara

umum di gardu induk (GI) dan di GI Angke secara khusus serta cara kerja uji tahanan isolasi

serta langkah-langkah pengujiannya pada pmt juga menganalisa nilai hasil uji yang

2

Page 23

menambahkan hasil on line monitoring. Tahapan ini menghasilkan kondisi awal (early

warning) dari PMT.

B. Evaluasi Level – 2

Hasil akhir serta rekomendasi pada tahap pertama menjadi inputan untuk dilakukannya

evaluasi level – 2, ditambah dengan pelaksanaan In Service Measurement. Tahapan ini

menghasilkan gambaran lebih lanjut untuk justifikasi kondisi PMT, serta menentukan

pemeliharaan lebih lanjut.

C. Evaluasi Level – 3

Merupakan tahap akhir pada metode evaluasi pemeliharaan. Hasil evaluasi level – 2

ditambah dengan hasil shutdown measurement dan shutdown function check, menghasilkan

rekomendasi akhir tindak lanjut yang berupa Life extension program dan Asset development

plan, seperti retrofit, refurbish, replacement atau reinvestment.

3.3.5 Standar Evaluasi Hasil Pemeliharaan

Standar evaluasi adalah acuan yang digunakan dalam mengevaluasi hasil

pemeliharaan untuk dapat menentukan kondisi peralatan PMT yang dipelihara. Standar yang

ada berpedoman kepada : instruction manual dari pabrik, standar-standar internasional

maupun nasional ( IEC, IEEE, CIGRE, ANSI, SPLN, SNI dll ) dan pengalaman serta

observasi / pengamatan operasi di lapangan.

Dikarenakan dapat berbeda antar merk / pabrikan, maka acuan yang diutamakan adalah

manual dari pabrikan PMT tersebut. Dapat digunakan acuan yang berasal dari standar

internasional maupun nasional, apabila tidak diketemukan suatu nilai batasan pada manual

dari pabrikan PMT tersebut.

BAB IV

Prosedur / instruksi kerja uji tahanan isolasi pada pmt serta analisa

23

Page 24

4.1 Pengukuran Tahanan Isolasi

Pengukuran tahanan isolasi pemutus tenaga (PMT) ialah proses pengukuran dengan

suatu alat ukur Insulation Tester (megger) untuk memperoleh hasil (nilai/besaran) tahanan

isolasi pemutus tenaga antara bagian yang diberi tegangan (fasa) terhadap badan (case) yang

ditanahkan maupun antara terminal masukan (I/P terminal) dengan terminal keluaran (O/P

terminal) pada fasa yang sama.

Hal yang bisa mengakibatkan kerusakan alat ukur adalah bilamana alat ukur tersebut

dipakai untuk mengukur obyek pada lokasi yang tegangan induksi listrik di sekitarnya sangat

tinggi atau masih adanya muatan residual pada belitan atau kabel. Langkah untuk

menetralkan tegangan induksi maupun muatan residual adalah dengan menghubungkan

bagian tersebut ke tanah beberapa saat sehingga induksinya hilang.

Untuk mengamankan alat ukur terhadap pengaruh tegangan induksi maka peralatan

tersebut perlu dilindungi dengan Sangkar Faraday (lihat gambar 3.1) dan kabel-kabel

penghubung rangkaian pengujian sebaiknya menggunakan kabel yang dilengkapi pelindung

(Shield Wire).

Jadi untuk memperoleh hasil yang valid maka obyek yang diukur harus betul - betul

bebas dari pengaruh induksi.

Gambar. Pengukuran tahanan isolasi menggunakan sangkar Faraday

24

Megger
konvensional

Plat seng atau aluminium
ukuran 1 x 2 meter dan
dihubungkan ke tanah

Page 47

Hanif Guntoro. 2008. Circuit Breaker - Sakelar Pemutus Tenaga/PMT-bagian I (online)

(http://dunia-listrik.blogspot.com/2008/10/circuit-breaker-sakelar-pemutus.html.

Diakses 26 februari 2013).

Hanif Guntoro. 2008. Circuit Breaker - Sakelar Pemutus Tenaga/PMT-bagian II (online)

(http://dunia-listrik.blogspot.com/2008/10/jenis-jenis-circuit-breaker-sakelar.html. Diakses 26

februari 2013).

PLN DISJAYA. 2009. PENGENALAN KUBIKEL. Jakarta, penerbit PLN DISJAYA

PLN GI ANGKE. 2001. SEJARAH GI.ANGKE. Jakarta, Penerbit tim GI Angke.

PLN P3B JB. 2010. INSTRUKSI KERJA TAHANAN ISOLASI. Jakarta, Penerbit PLN P3B

JB.

PLN PUSDIKLAT. 2011. B.1.1.2.08.3 PENGGUNAAN PERALATAN KERJA DAN

ALATUKUR LISTRIK. Jakarta, Penerbit PLN PUSDIKLAT.

PLN PUSDIKLAT. 2011. BUKU PETUNJUK PEMUTUS TENAGA (PMT) Jakarta,

Penerbit PLN PUSDIKLAT.

PLN PUSDIKLAT. 2011. PEMELIHARAAN PERALATAN GI. Jakarta, Penerbit PLN

PUSDIKLAT.

47

http://dunia-listrik.blogspot.com/2008/10/circuit-breaker-sakelar-pemutus.html
http://dunia-listrik.blogspot.com/2008/10/circuit-breaker-sakelar-pemutus.html
http://dunia-listrik.blogspot.com/2008/10/circuit-breaker-sakelar-pemutus.html

Similer Documents