Download KERANGKA ACUAN LANSIA PDF

TitleKERANGKA ACUAN LANSIA
File Size214.3 KB
Total Pages4
Document Text Contents
Page 2

prevalensi penyakit yang sering diderita lansia adalah hipertensi, penyakit radang sendi,

PPOK, kanker, dan diabetes melitus. Di posyandu lansia Puskesmas Kedaton penyakit

paling banyak yang diderita lansia adalah hipertensi yaitu sebesar 54%. Berdasarkan

Riskesdas (2013) terdapat sebesar 26,5% penduduk Indonesia yang mengalami penyakit

hipertensi sedangkan pada kelompok umur ≥60 terdapat sebesar 57,6% penduduk yang

berusia lebih dari 60 mengalami hipertensi. Kondisi kesehatan seorang lansia selain

dipengaruhi oleh penyakit juga secara tidak langsung dipengaruhi oleh hal lain seperti

status gizi. Masalah gizi pada lansia perlu menjadi perhatian khusus karena

mempengaruhi status kesehatan dan mortalitas. Gizi kurang maupun gizi lebih pada masa

dewasa akan memperburuk kondisi fungsional dan kesehatan fisik (McNaughton, 2012).

Status gizi buruk atau kurang akan menyebabkan lansia sulit dalam melakukan aktivitas

sehari-hari (Setiani, 2011). 3 Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk

meneliti hubungan antara status gizi dengan tingkat kemandirian lansia serta hubungan

antara penyakit hipertensi dengan tingkat kemandirian lansia.

C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum

Meningkatkan status kesehatan dan kualitas kehidupan lansia agar dapat

menikmati masa tua yang sejahtera, bahagia dan berdaya guna bagi diri, kehidupan

keluarga dan masyarakat sesuai dengan lingkungannya.
2. Tujuan Khusus

a. Menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran lansia baik secara psikis

maupun fisik.
b. Menjalin tali silaturahmi para lansia di desa gunungsari dan Pakuniran
c. Menjaga kestabilan psikologi dan psikososial para lansia

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
Pelayanan kesehatan di kelompok usia lanjut meliputi pemeriksaan kesehatan

fisik dan mental emosional. Kartu Menuju Sehat (KMS) usia lanjut sebagai alat pencatat

dan pemantau untuk mengetahui lebih awal penyakit yang diderita (deteksi dini) atau

ancaman masalah kesehatan yang dihadapi dan mencatat perkembangannya dalam Buku

Pedoman Pemerilaharaan Kesehatan (BPPK) usia lanjut atau catatan kondisi kesehatan

yang lazim digunakan di puskesmas. Jenis pelayanan kesehatan yang dapat diberikan

kepada usia lanjut di puskesmas atau di kelompok (Posyandu/karang lansia, dll) sebagai

berikut :
1. Pemeriksaan aktifitas kegiatan sehari-hari (Activity of daily living) meliputi

kegiatan dasar dalam kehidupan,seperti makan/minum, berjalan, mandi,

berpakaian,naik turun tempat tidur, buang air besar/kecil dan sebagainya.
2. Pemeriksaan status mental.

Pemeriksaan ini berhubungan dengan mental emosional, dengan menggunakan

metode 2 menit pada KMS usia lanjut.

3. Pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran

tinggi badan dan dapat dicatat pada grafik Indeks Massa Tubuh (IMT).
4. Pengukuran tekanan darah dan penghitungan denyut nadi selama satu menit.
5. Pemeriksaan haemoglobin darah dengan menggunakan Talquist, Sahli atau

Cuprisulfat.
6. Pemeriksaan kadar gula dalam urine sebagai deteksi awal adanya penyakit

diabetes mellitus (DM)

Similer Documents