Download Islam Liberal Proyek Imperialis Protestanis Barat PDF

TitleIslam Liberal Proyek Imperialis Protestanis Barat
File Size1.2 MB
Total Pages223
Document Text Contents
Page 1

Islam Liberal, Pemurtadan Berkedok Islam










Muqoddimah




P

ْٕلَللَربٍَلالَعددََلَىنلاحَلْىددلله ددٍََٗلٌَلَِّىددُلللْلاأَلَوددَْٗٔالِصددَةٚلٔالاِلددةًَل َمددٜلرَ دد
ل.لأوَلبعل،أمجعنَمٜلآلْلَٔصْحبْلٔ



Risalah Islam yang diembankan kepada Nabi Muhammad SAW
tidak terbatas pada suatu generasi tertentu dan tidak pula
diperuntukkkan hanya bagi suatu kabilah atau kaum tertentu seperti
risalah-risalah yang diemban para nabi lain sebelumnya.



Risalah Islam bersifat umum dan berlaku untuk semua kelompok
manusia serta bukan untuk satu generasi tertentu saja, bahkan berlaku
sepanjang zaman sampai Allah mewariskan bumi dan segala isinya.
Risalah Islam yang dibawa dan dipikul Nabi terakhir tidak terbatas
pada masa tertentu. Allah menegaskan hal ini dalam al-Qur'an:

ل

َُلٌَِزَهلالََّذٙلَتَبََرَك َٓلَ َمٜلاِلُفْزَقَ َُلَ ْبَل ل[1:للالفزقَُ]لٌََذًٖزالَلِمَعََلَىَنلَلَُٗكٕ

Page 111

Islam Liberal, Proyek Imperialis-Protestanis Barat


111

Dur dan JIL secara terang- terangan memposisikan sebagai penentang
aturan Rasulullah SAW. na'udzubillah

Semua yang diupayakan Gus Dur, JIL, dan semacamnya yang
menolak sejadi-jadinya apa-apa yang berbau Islam, itu sangat
berbahaya. Sebab, masyarakat Indonesia ini, yang mayoritas Islam ini,
memerlukan aturan yang sesuai dengan agamanya, Islam. Sebagaimana
dalam hal pernikahan, thalak, rujuk, waris, hibah, dan sebagainya yang
merupakan hukum keluarga juga sudah diatur negara, pakai undang-
undang. Di antaranya ada undang-undang perkawinan 1974.
Masyarakat bisa terlindungi. Mestinya, mengenai aurat pun demikian.

Yang muslim, agar mengikuti aturan agamanya dalam menutup aurat.
Dalam pelaksanaannya, perlu ada aturan hukum, sehingga masyarakat
jadi tertib. Sebenarnya hanya tinggal melangkah lagi, sudah ada
contohnya, yaitu Undang-undang Perkawinan 1974, yang bermanfaat
untuk ketertiban masyarakat, dan juga tidak mengganggu siapa-siapa.
Tentang aurat pun mestinya seperti itu. Tetapi Gus Dur, JIL, dan
semacamnya, tidak terima dengan adanya aturan itu. Mereka sudah
gerah dengan adanya UU Perkawinan 1974. Mereka berupaya keras
untuk memberedelnya. Padahal, dengan adanya Undang-undang
Perkawinan 1974, umat Islam terlindungi dari perkawinan-perkawinan
yang tidak mengikuti aturan. Demikian pula nantinya, kalau tentang
anti pornografi dan pornoaksi itu sudah ada undang-undangnya, dan
untuk umat Islam, aturannya sesuai dengan Islam, maka umat Islam
terlindungi pula dari aneka macam kepornoan. Bangsa ini pun insya
Allah aman dari itu, dan tidak ada yang terganggu. Jadi kalau sekarang
Gus Dur, JIL, dan semacamnya menolak RUU APP. Tujuan mereka
tidak lain hanya tidak ridho apabila Islam dilaksanakan atau terdukung
pelaksanaannya di masyarakat.



Bagi Gus Dur, Tuhan itu Tidak Perlu Dibela

GD: Sejak dulu, kelompok yang suka dengan cara kekerasan itu

Similer Documents