Download Ekstremitas bawah PDF

TitleEkstremitas bawah
File Size390.1 KB
Total Pages10
Document Text Contents
Page 4

4


bagian superior dan membentuk artikulasi dengan vertebra sakrum, ischium terletak di bagian

inferior-posterior, dan pubis terletak di bagian inferior-anterior-medial. Bagian ujung ilium

disebut sebagai puncak iliac (iliac crest). Pertemuan antara pubis dari pinggul kiri dan pinggul

kanan disebut simfisis pubis. Terdapat suatu cekungan di bagian pertemuan ilium-ischium-pubis

disebut acetabulum, fungsinya adalah untuk artikulasi dengan tulang femur.

PERBEDAAN BENTUK PANGGUL WANITA DAN PRIA :

1. Pada wanita, dinding pelvis spurium dangkal, SIAS menghadap ke ventral. Pada pria, dinding

pelvis spurium tajam / curam, SIAS menghadap ke medial.

2. Pada wanita, apertura pelvis superior berbentuk oval. Pada pria, apertura pelvis superior

berbentuk heart-shaped, lengkung, dengan promontorium os sacrum menonjol ke anterior.

3. Pada wanita, pelvis verum merupakan segmen pendek suatu kerucut panjang. Pada pria, pelvis

verum merupakan segmen panjang suatu kerucut pendek.

4. Pada wanita, ukuran-ukuran diameter rongga panggul lebih besar (perbedaan sampai sebesar

0.5-1.5 cm) dibandingkan ukuran-ukuran diameter rongga panggul pria.

5. Pada wanita, apertura pelvis inferior berbentuk bundar, diameter lebih besar. Pada pria,

apertura pelvis inferior berbentuk lonjong dan kecil.

6. Pada wanita, angulus subpubicus adalah sudut lebar / besar. Pada pria, angulus subpubicus

merupakan sudut tajam / kecil.



 Tulang panggul pada wanita

Setiap wanita mempunyai anatomi panggul yang unik dan berbeda satu sama lain. Panggul

terdiri atas bagian keras panggul (dibentuk oleh tulang) dan bagian lunak panggul (dibentuk

otot, jaringan dan ligamen).

Fungsi bagian keras panggul wanita adalah sebagai berikut:

a. Panggul besar untuk menyangga isi abdomen

b. Panggul kecil untuk membentuk jalan lahir dan tempat alat genetalia

Sedangkan fungsi bagian lunak panggul wanita adalah sebagai berikut:

a. Membentuk lapisan dalan jalan lahir

b. Menyangga alat genetalia agar tetap dalam posisi normal saat hamil maupun nifas

c. Saat persalinan, berperan dalam proses kelahiran dari kala uri

Ruang panggul terbagi menjadi dua yaitu:

a. Panggul besar (pelvis mayor)

b. Panggul kecil (pelvis minor)

 Panggul besar (pelvis mayor)

Panggul besar adalah bagian panggul yang terletak di atas linea terminalis (false pelvis).

Panggul besar berfungsi mendukung isi perut dan menggambarkan keadaan panggul kecil.

Page 7

7


yang disebut trochanter mayor dan trochanter minor, dihubungkan oleh garis intertrochanteric. Di

bagian distal anterior terdapat condyle lateral dan condyle medial untuk artikulasi dengan tibia,

serta permukaan untuk tulang patella. Di bagian distal posterior terdapat fossa intercondylar.

Femur pada ujung bagian atasnya memiliki caput, collum, trochanter major dan trochanter

minor. Bagian caput merupakan lebih kurang dua pertiga bola dan berartikulasi dengan

acetabulum dari os coxae membentuk articulatio coxae. Pada pusat caput terdapat lekukan kecil

yang disebut fovea capitis, yaitu tempat perlekatan ligamentum dari caput. Sebagian suplai darah

untuk caput femoris dihantarkan sepanjang ligamen ini dan memasuki tulang pada fovea.

Bagian collum, yang menghubungkan kepala pada batang femur, berjalan ke bawah,

belakang, lateral dan membentuk sudut lebih kurang 125 derajat (pada wanita sedikit lebih kecil)

dengan sumbu panjang batang femur. Besarnya sudut ini perlu diingat karena dapat dirubah oleh

penyakit.

Trochanter major dan minor merupakan tonjolan besar pada batas leher dan batang. Yang

menghubungkan dua trochanter ini adalah linea intertrochanterica di depan dan crista

intertrochanterica yang mencolok di bagian belakang, dan padanya terdapat tuberculum

quadratum.

Bagian batang femur umumnya menampakkan kecembungan ke depan. Ia licin dan bulat

pada permukaan anteriornya, namun pada bagian posteriornya terdapat rabung, linea aspera.

Tepian linea aspera melebar ke atas dan ke bawah.Tepian medial berlanjut ke bawah sebagai

crista supracondylaris medialis menuju tuberculum adductorum pada condylus medialis.Tepian

lateral menyatu ke bawah dengan crista supracondylaris lateralis. Pada permukaan posterior

batang femur, di bawah trochanter major terdapat tuberositas glutealis, yang ke bawah

berhubungan dengan linea aspera. Bagian batang melebar ke arah ujung distal dan membentuk

daerah segitiga datar pada permukaan posteriornya, disebut fascia poplitea.

Ujung bawah femur memiliki condylus medialis dan lateralis, yang di bagian posterior

dipisahkan oleh incisura intercondylaris. Permukaan anterior condylus dihubungkan oleh

permukaan sendi untuk patella. Kedua condylus ikut membentuk articulatio genu. Di atas

condylus terdapat epicondylus lateralis dan medialis. Tuberculum adductorium berhubungan

langsung dengan epicondylus medialis.

Similer Documents